Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Hal Yang Sebabkan Anak Lahir Cacat, Bumil Hindari Ini!

Kelahiran cacat memiliki faktor penyebab, takdir memang tidak bisa terhindarkan namun mawas diri tetap harus dilakukan.
Kelahiran cacat memiliki faktor penyebab, takdir memang tidak bisa terhindarkan namun mawas diri tetap harus dilakukan. / Pexels 

KUPUKU.COM - Kehamilan merupakan anugerah yang dititipkan tuhan kepada makhluknya dan sudah seharusnya dijaga dengan baik. Sebagai calon ibu tanggung jawab kita adalah melindungi jiwa yang ada di dalam perut kita. 

Namun ada beberapa hal yang menyebabkan bayi lahir dengan tidak sempurna, sebenarnya faktor penyebabnya bisa beragam dari mulai faktor genetik sampai kebiasaan. 

Kita sebagai manusia biasa memang tidak dapat mencegah takdir namun kita bisa lebih mawas diri untuk menghindari hal yang kurang baik terjadi. Berikut beberapa hal yang harus dihindari oleh calon ibu agar anak tidak lahir dengan kecacatan.


1. Tidak Melakukan Pemeriksaan Diri

Antenatal care
ilustrasi pemeriksaan diri / Pexels 

Melakukan pemeriksaan merupakan bentuk dari kita memonitor dan melihat perkembangan janin didalam perut.

Karena janin berada di dalam perut tentu kita tidak bisa melihat kondisinya dengan mata telanjang, itulah mengapa melakukan pemeriksaan sangat diperlukan. 

Pemeriksaan diri sebenarnya dapat dibagi menjadi 2 yang pertama adalah pemeriksaan ketika sudah terjadi kehamilan (Antenatal Care) ini dimaksudkan untuk skrining kondisi di dalam perut seperti yang disebut di atas dari mulai kondisi rahim sampai jalan lahir bayi termasuk juga penyakit calon ibu, jika terlihat ada masalah maka bisa segera terdeteksi agar tidak sampai menyebabkan kelahiran cacat. 

Namun Antenatal Care ini hanya mengatasi penyebab kelahiran cacat dari kondisi ibu saja, untuk pemeriksaan lebih menyeluruhnya juga dapat dilakukan sebelum calon ibu hamil (pra marital check up), pemeriksaan ini dilakukan kepada calon ayah juga. 

Untuk melihat kondisi dan kesiapan tubuh kedua calon orang tua, apa ada penyakit bawaan atau kelainan yang memungkinkan menurun ke calon anak. Jika ditemukan adanya penyakit dapat segera diatasi atau paling tidak dicari jalan keluarnya sebelum kehamilan terjadi.


2. Calon Ibu Dengan Gaya Hidup Tidak Sehat

Sushi
Makanan pantangan ibu hamil / Pexels 

Jika sudah mengandungnya tentu saja kondisi calon ibu akan mempengaruhi janin karena mereka masih hidup dalam tubuh yang sama. Gaya hidup bisa termasuk makanan dan kebiasaan. 

Untuk makanan ada pantangan tersendiri untuk calon ibu yaitu makanan mentah seperti sushi dan sashimi. Makanan yang tidak dimasak masih menyimpan bakteri dan dapat memungkinan masuk ke janin dan menyebabkan kecacatan lahir dan yang kedua makanan yang dibakar karena juga mengandung zat karsinogenik yang tidak baik bagi janin. 

Selain itu minum alkohol, merokok, makanan pedas yang terlalu sering, makanan yang tidak higienis, sering memakan makanan berpengawet juga harus dijauhi demi kesehatan calon bayi. 


3. Calon Ibu Yang Mengkonsumsi Obat-Obatan Tanpa Anjuran Dokter

obat-obatan
obat-obatan / Pexels

Mengkonsumsi obat sudah seharusnya disertai resep dokter karena dosis setiap orang berbeda-beda. Untuk ibu mengandung wajib hukumnya tiap obat yang diminum harus dengan rekomendasi dokter. 

Ada beberapa jenis obat yang dapat mempengaruhi janin sehingga memungkinkan terjadinya kelahiran cacat seperti misalnya ibuprofen dan aspirin yang merupakan obat nyeri. 

Dosis ibuprofen yang terlalu tinggi dan diminum di trimester ketiga kehamilan dapat menyebabkan bayi mengalami jantung bocor. 

Untuk aspirin dosis tinggi yang juga diminum di trimester ketiga dapat membuat bayi lahir dengan cacat jantung karena adanya penyumbatan pembuluh darah saat didalam kandungan. 

Penggunaan aspirin secara terus menerus juga dapat membuat bayi prematur mengalami pendarahan otak. Maka dari itu penting sekali mengkonsumsi obat dengan pengawasan dokter. ***